Renungan Ramadan: Pentahapan Turunnya Alqur'an

Renungan Ramadan:
Pentahapan Turunnya Alqur'an

MASJID AGUNG, GOWAMEDIA.COM - Pada kesempatan ceramah subuh kali ini, bertepatan dengan 21 Ramadan 1446 H atau Jumat, 21 Maret 2025, kita akan membahas tentang tiga tahapan turunnya Alqur'an yang terjadi pada bulan Ramadan. 

Pemahaman mengenai proses turunnya Alqur'an ini penting untuk menambah kecintaan dan penghormatan kita terhadap kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat Islam.

Tahap Pertama: Alqur'an Tersimpan di Lauhul Mahfudz

Tahap awal turunnya Alqur'an adalah ketika Allah SWT menempatkannya di Lauhul Mahfudz, sebuah tempat yang hanya diketahui oleh-Nya. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya:

"Bahkan, (yang didustakan itu) Alqur'an yang mulia, yang (tersimpan) dalam Lauhul Mahfudz." (QS. Al-Buruj [85]: 21-22)

Ayat ini menunjukkan bahwa Alqur'an telah ditetapkan dan disimpan dengan rapi di Lauhul Mahfudz sebelum diturunkan kepada manusia.

Tahap Kedua: Penurunan Alqur'an ke Baitul 'Izzah di Langit Dunia

Pada tahap kedua, Alqur'an diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfudz ke Baitul 'Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan. Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alqur'an) pada malam kemuliaan." (QS. Al-Qadr [97]: 1)

Dan dalam ayat lain disebutkan:

"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi." (QS. Ad-Dukhan [44]: 3)

Malam yang diberkahi ini adalah Lailatul Qadar, di mana para malaikat dan Jibril turun ke bumi membawa Alqur'an.

Tahap Ketiga: Penurunan Alqur'an kepada Nabi Muhammad SAW

Tahap terakhir adalah penurunan Alqur'an dari Baitul 'Izzah kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap selama 23 tahun, dimulai pada 17 Ramadan. Wahyu pertama yang diterima Nabi adalah surat Al-'Alaq ayat 1-5, yang dikenal dengan perintah "Iqra" (Bacalah). Meskipun Nabi Muhammad SAW tidak dapat membaca, Malaikat Jibril membimbing beliau dengan memeluknya, sehingga beliau mampu membaca wahyu tersebut.

Allah SWT berfirman:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan." (QS. Al-'Alaq [96]: 1)

Pada ayat lain:

"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) Al-Qur'an dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikannya cahaya, yang Kami tunjuki dengannya siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami." (QS. Asy-Syura [42]: 52)

Al-Qur'an terdiri dari 114 surah, yang terbagi menjadi surah Makkiyah dan Madaniyah. Surah Makkiyah adalah surah yang diturunkan di Makkah sebelum hijrah, sedangkan surah Madaniyah diturunkan setelah hijrah di Madinah. Menurut sebagian ulama, terdapat 94 surah Makkiyah dan 20 surah Madaniyah.(*)