Waspada Bila Anak Jadi Pelupa

Waspada Bila Anak Jadi Pelupa

GOWA, GOWAMEDIA.COM-Lupa sebenarnya merupakan suatu reaksi normal dan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada anak-anak. Bila hanya terjadi sesekali, anak lupa sebenarnya masih tergolong normal. 

Namun, bila si Kecil mudah lupa dan disertai dengan gejala seperti mengulang percakapan yang sama berulang-ulang, tidak bisa fokus saat menyelesaikan tugas yang diberikan, hingga mengalami kesulitan untuk mencatat tugas yang diberikan di sekolah, maka sebaiknya segera bawa ia berkonsultasi kepada dokter. 

Sebenarnya, penyebab utama sering lupa adalah faktor usia. Hal inilah yang menjadi penyebab semakin bertambahnya usia, lansia pun akan mengalami penurunan daya ingat. 

Namun, penyebab anak mudah lupa bisa berbeda dengan orang dewasa. Berikut adalah beberapa kemungkinannya.

1. Kelelahan dan kurang tidur 

Menurut laman Alzheimer’s, kurang tidur dapat membuat otak lebih sulit memproses informasi dan menyimpan memori baru dalam memori jangka panjang. 

Saat anak kurang tidur, otak mereka tidak punya waktu untuk mengatur dan menyimpan informasi dengan baik. Hal inilah yang membuatnya lebih mudah melupakan hal-hal baru yang dipelajari atau menjadi penyebab anak mudah lupa. 

2. Kekurangan gizi 

Kekurangan gizi juga dapat menjadi jawaban dari kenapa anak mudah lupa. Salah satunya, yaitu kurangnya asupan vitamin B12 yang biasanya didapatkan dari produk susu, ikan, serta daging. 

Otak membutuhkan nutrisi yang cukup untuk berfungsi dengan baik, termasuk dalam memproses dan menyimpan informasi. 

3. Stres 

Anak merasa stres karena tugas sekolah yang terlalu banyak atau tuntutan orangtua dapat membuatnya lebih sulit untuk fokus, berpikir jernih, serta mempelajari informasi baru.

Stre mempersulit anak untuk menerima informasi dan membentuknya menjadi ingatan baru dan jangka panjang. 

4. Efek samping obat 

Beberapa obat dapat memengaruhi kemampuan berpikir dan mengingat dengan jelas secara signifikan, terutama bila obat tersebut memengaruhi fungsi atau sistem saraf. 

Obat-obatan seperti obat penenang dapat mengganggu daya ingat atau konsentrasi anak. Selain itu, obat yang mengandung steroid atau obat tidur juga bisa menyebabkan efek samping seperti kebingungan atau gangguan kognitif.  

5. Masalah kesehatan tertentu 

Masalah kesehatan tertentu, seperti ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah sebuah gangguan neurobiologis yang ditandai dengan kesulitan dalam mempertahankan perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas, Red.) juga dapat menjadi penyebab si Kecil mudah lupa. Ini karena anak dengan ADHD sering mengalami kesulitan untuk mempertahankan fokus, yang dapat membuat mereka mudah melupakan informasi yang baru saja diterima. (*)