Renungan Ramadan: Manfaatkan Ramadan Sebaik-baiknya

TOMBOLO, GOWAMEDIA.COM - Ceramah Tarawih ini berlangsung di Masjid Al-Hijrah, Kasomberang, Tombolo Somba Opu, Gowa pada 11 Ramadan 1446 H, Senin, 10 Maret 2025, menjadi bahan renungan Ramadan kita kali ini. Dimulai dengan mengajak hadirin memuji Allah SWT yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan yang penuh keberkahan. Bulan yang dinanti-nantikan oleh setiap mukmin. Menghaturkan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang senantiasa mengikuti jejaknya hingga hari kiamat.
Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Keistimewaan itu tidak hanya karena ia adalah bulan di mana kita diwajibkan berpuasa, tetapi juga karena berbagai keutamaan yang terkandung di dalamnya. Salah satu yang paling utama adalah bahwa Allah SWT melipatgandakan pahala amal ibadah kita.
Sejak bulan Rajab dan Syaban, kita telah mempersiapkan diri untuk memasuki Ramadan. Alhamdulillah, Allah SWT telah memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci ini. Tidak semua orang diberikan nikmat ini.
Ada yang masih hidup tetapi tidak mendapatkan taufik untuk beribadah, dan ada pula yang telah berpulang sebelum sempat bertemu Ramadan. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan memanfaatkan Ramadan dengan sebaik-baiknya.
Dalam bulan ini, doa-doa kita lebih mudah diijabah oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak." (HR. Tirmidzi)
Lebih istimewa lagi, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim)
Namun, pengampunan itu tidak diberikan begitu saja. Ada syarat yang harus kita penuhi, yaitu berpuasa dengan iman dan penuh keikhlasan kepada Allah SWT. Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga seluruh anggota tubuh kita dari perbuatan dosa.
Kita harus menjaga penglihatan dari melihat hal-hal yang diharamkan. Kita juga harus menjaga pendengaran dari mendengar sesuatu yang tidak baik. Terkadang, sesuatu yang buruk tidak terlihat, tetapi terdengar oleh telinga kita. Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga diri di bulan suci ini.
Bulan Ramadan adalah kesempatan bagi kita untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah kita lakukan selama sebelas bulan sebelumnya, sejak Syawal hingga Syaban. Allah SWT yang telah memberikan kita izin untuk bertemu Ramadan, dan hanya dengan izin-Nya pula kita dapat meraih keberkahan di dalamnya.
Selain berpuasa, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak salat. Salat Tahiyatul Masjid adalah milik kita, salat Qabliyah Isya adalah milik kita, sedangkan salat Isya karena merupakan kewajiban, maka itu adalah milik Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan ibadah kita, baik yang wajib maupun yang sunnah, agar Ramadan kali ini benar-benar menjadi momen pembersihan jiwa bagi kita semua.
Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah Ramadan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka di bulan yang penuh keberkahan ini.(*)