Renungan Ramadan: Bahaya Sikap Munafik

BULUROKENG, GOWAMEDIA.COM - Bahaya sikap munafik menjadi tema ceramah Dr Agus Salim, pada malam ke-25 Ramadan, Senin, 24 Maret 2025 di Masjid Jami Awwalul Islam, Bulurokeng Makassar.
***
Namun saat ceramah berlangsung, terjadi insiden listrik padam sehingga ceramah terhenti sejenak. "Saya istirahat dulu ya Pak. Yang di belakang (shaf perempuan) tidak dengar suara saya," demikian Ustad Agus.
Beberapa menit kemudian jemaah meminta ceramah dilanjutkan dengan mengeraskan suara. "Jangan sampai mati lampunya lama Ustad. Lanjut saja, kasih besar mami suarata," kata seorang pengurus Masjid.
Ustad Agus lalu turun dari mimbar dan menuju batas shaf depan untuk melanjutkan ceramahnya. Tapi baru sekira 3 menit lampu sudah menyala. Ceramah kemudian di lanjutkan dengan pelantang suara dari atas mimbar.
***
Hadirin yang dirahmati Allah, malam ini kita akan membahas tema yang sangat penting, yaitu "Bahaya Sikap Munafik". Munafik adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Seseorang yang memiliki sifat ini berpura-pura beriman padahal hatinya penuh dengan kebohongan dan tipu daya.
Allah telah memperingatkan kita dalam Alqur’an tentang bahaya orang-orang munafik:
"Dan di antara manusia ada yang mengatakan, ‘Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhir,’ padahal mereka bukan orang-orang yang beriman." (QS. Al-Baqarah: 8).
Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bersabda:
"Tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara, ia berdusta; jika berjanji, ia mengingkari; dan jika diberi amanah, ia berkhianat." (HR. Bukhari & Muslim).
1. Dusta/Bohong
Orang munafik suka berbohong, mengubah fakta, dan menipu orang lain. Seperti koin, punya dua sisi yang berbeda. Begitu pula orang munafik, mereka menunjukkan wajah berbeda di depan dan di belakang.
2. Ingkar Janji
Mereka sering membuat janji tetapi tidak menepatinya. Misalnya, ibu-ibu pengajian berjanji mau datang, tapi hanya sekadar janji belaka. Begitu juga dengan orang yang berutang, janji mau bayar, tetapi sulit ditemukan saat ditagih. Handphone sudah tidak aktif, sulit dihubungi.
3. Berkhianat dalam Amanah
Jika diberi tanggung jawab, mereka tidak menjalankannya dengan baik.
Setara dengan Kemunafikan
Selain tiga tanda di atas, ada sifat lain yang juga berbahaya dan bisa menyeret kita ke dalam kemunafikan:
- Sikap Sombong
Nabi SAW bersabda:
"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walaupun seberat biji sawi." (HR. Muslim).
- Riya' (Pamer Ibadah)
Seseorang yang sholat tahajud tapi sengaja memasang status di media sosial agar dipuji, atau membaca Alqur’an hanya supaya dianggap saleh, bisa kehilangan pahala amalannya.
- Dengki
Orang yang munafik suka melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang. Inilah yang menyebabkan konflik dalam kehidupan.
- Suka Menyebarkan Gosip
Dalam QS. Al-Hujurat: 6, Allah berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa berita, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya."
Bahaya Orang Munafik
Orang munafik adalah sumber perpecahan dan konflik. Mereka suka membuat masalah, menyebarkan fitnah, dan merusak persaudaraan. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang-orang yang banyak bicara dengan sombong dan berlagak dalam berbicara." (HR. Tirmidzi).
Oleh karena itu, marilah kita perbaiki puasa dan salat tarawih kita, terutama di malam-malam akhir Ramadan ini.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim).
Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat munafik dan menerima seluruh amal ibadah kita di bulan yang mulia ini. Aamiin.