Khutbah Idul Fitri 1446 H: Andaikan Ramadan Bisa Bicara

MINASA UPA, GOWAMEDIA.COM – Umat Islam di Masjid Darussalam, Perumahan Bumi Bosowa Permai Minasa Upa, Makassar, memadati area shalat Idul Fitri pagi ini.
Dalam khutbahnya yang berjudul Andai Bulan Ramadhan Bisa Berbicara, Syarifuddin Liwang menyampaikan pesan mendalam tentang makna Ramadhan dalam membentuk pribadi yang fitri sepanjang masa.
Khutbah dimulai dengan gema takbir yang membahana, menandakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Dalam pesannya, khatib menggambarkan bulan Ramadhan sebagai tamu agung yang hadir membawa berbagai pelajaran.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa banyak orang yang hanya bersemangat saat Ramadhan, lalu kembali ke kebiasaan lama setelahnya.
"Andaikan bulan Ramadan bisa berbicara, ia akan bertanya: Apakah setelah ini kalian masih menjaga lisan, tangan, mata, dan hati dari kemaksiatan? Apakah kalian tetap istiqomah dalam beribadah dan berbuat baik, atau hanya saat Ramadan saja?" katanya dalam khutbahnya.
Ia juga menyoroti fenomena di mana banyak orang yang lebih sibuk dengan belanja dan persiapan lebaran, sementara malam-malam terakhir Ramadan yang penuh berkah justru terabaikan.
"Jangan sampai kalian hanya rajin ibadah ketika saya ada, tetapi setelah saya pergi, kalian melupakan semua yang telah dipelajari selama sebulan penuh," ujarnya.
Selain itu, khutbah ini juga mengajak jamaah untuk terus menebar kebaikan di luar bulan Ramadan. Sedekah, kepedulian terhadap yatim dan dhuafa, serta menjaga hubungan baik dengan sesama harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya di bulan suci.
Khutbah diakhiri dengan doa untuk umat Islam di seluruh dunia, khususnya mereka yang tertindas dan membutuhkan pertolongan.
"Ya Allah, jadikanlah kami pribadi yang lebih baik setelah Ramadan ini, tetap istiqomah dalam ibadah, dan jauh dari kemaksiatan," tutupnya.(*)