Khusus Kelompok Ini, Hindari Konsumsi Daun Kelor

JAKARTA, GOWAMEDIA.COM - Daun kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman yang bisa dikonsumsi dan kerap diolah menjadi masakan, seperti sayur bening. Tak hanya lezat, daun kelor juga menawarkan beragam khasiat kesehatan. Tanaman ini bahkan disebut superfood karena mengandung banyak nutrisi, seperti zat besi, kalium, vitamin C.
Selain itu, dalam daun kelor terdapat beragam senyawa bioaktif termasuk flavonoid, alkaloid, dan polifenol. Namun, tetap saja ada beberapa kelompok orang yang dianjurkan untuk menghindari makan daun kelor karena bisa memicu efek samping. Siapa saja orang yang tidak boleh makan daun kelor itu?
1. Ibu hamil
Dilansir dari Web MD, ibu hamil pada trisemester kedua atau ketiga kemungkinan masih aman untuk mengonsumsi daun kelor. Namun, jika memiliki kehamilan pada tahap awal, para perempuan dianjurkan menghindari makan kelor demi menjaga kesehatan janin.
Tanaman kelor, baik pada bagian daun, akar, kulit kayu, dan bunga mengandung bahan kimia yang membuat rahim berkontraksi. Bahkan, dalam pengobatan tradisional, akar dan kulit kayu tanaman ini dikenal dapat menyebabkan keguguran.
2. Penderita hipotiroid
Hipotiroid adalah kondisi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon yang cukup. Meski penelitian daun kelor dan fungsi tiroid masih sangat terbatas, kebanyakan di antaranya menunjukkan bahwa tanaman ini berpotensi memperparah hipotiroid.
Menurut Brazilian Journal of Pharmaceutical Scienes tahun 2019, konsumsi daun kelor dalam jangka panjang dapat menyebabkan hipotiroid lantaran tanaman ini mengandung goitrogen lebih banyak daripada bayam. Goitrogen merupakan zat yang dapat mengganggu produksi hormon tiroid.
Berdasarkan temuan ini, penderita hipotiroid yang sedang menjalani pengobatan juga tidak dianjurkan makan daun kelor. Sebab, tanaman tersebut dapat mengurangi efektivitas obat yang dikonsumsi.
3. Pengidap diabetes yang dalam pengobatan
Orang yang tidak dianjurkan makan daun kelor berikutnya adalah penderita diabetes yang sedang menjalani proses pengobatan. Interaksi antara obat antidiabetes dengan daun kelor diyakini dapat menyebabkan gula darah turun terlalu rendah. Maka dari itu, pengidap diabetes sebaiknya selalu cek kadar gula darah jika terlanjur mengonsumsi daun kelor.
4. Penderita penyakit hati yang sedang menjalani pengobatan
Selain diabetes, orang yang mengalami gangguan organ hati dan sedang dalam proses pengobatan sebaiknya menghindari daun kelor. Pasalnya, tanaman ini bisa memengaruhi kerja hati untuk memecah obat-obatan dan dipercaya dapat meningkatakan efek samping obat tersebut.
Itulah kelompok orang yang sebaiknya menghindari makan daun kelor. Sangat dianjurkan bagi siapa pun yang menderita penyakit tertentu atau ibu hamil untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum makan sayuran tersebut.(*)