Danny Pomanto Siap Kembali Ke 'Laptop', Sebagai Konsultan

Danny Pomanto Siap Kembali ke 'Laptop', sebagai Konsultan

PRESTASI. Danny Pomanto ketika mendapat penghargaan level nasional sebagai Wali Kota Makassar.

MAKASSAR, GOWAMEDIA.COM – Setelah lebih dari satu dekade aktif di dunia pemerintahan, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto mengungkapkan rencana kariernya usai melepas jabatan sebagai kepala daerah.

Dalam agenda Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (27/12/2024), Danny menegaskan dirinya siap kembali ke profesi asalnya sebagai konsultan di bidang arsitektur dan pembangunan.

“Kita kembali ke laptop (sebagai konsultan), cari uang dulu, karena sekarang kita masih makan gaji,” ujar Danny santai saat menjawab pertanyaan wartawan. Pernyataan itu disambut senyum para awak media yang hadir.

Namun, di balik guyonannya, tersirat kesungguhan Danny untuk kembali terjun bebas dalam dunia profesional. Dengan segudang pengalaman selama menjadi Wali Kota, ia mengaku telah mendapat tawaran dari sejumlah pemerintahan di Indonesia, bahkan pihak eksternal yang membutuhkan keahliannya dalam merancang pembangunan perkotaan.

“Sudah ada yang minta bantuan saya. Ya, kita lihat saja ke depan seperti apa,” ungkapnya penuh semangat.

Sebagai seorang arsitek, Danny mengaku memiliki banyak ide yang selama ini harus ditahan karena terkendala aturan pemerintahan. Setelah melepas jabatannya sebagai Wali Kota, ia merasa akan lebih bebas berkreasi.

“Lebih banyak aktivitas setelah ini. Saya punya banyak ide. Dulu, kalau mau bikin ide, ada aturan dan regulasi. Ini sudah waktunya ‘ero-eroku’ (sesuai keinginanku) saya wujudkan,” kata Danny optimistis.

Meski sudah mempersiapkan diri untuk kembali ke dunia profesional, Danny belum bisa memastikan kapan masa jabatannya akan resmi berakhir. Pasalnya, proses penyelesaian sengketa Pilkada oleh Mahkamah Konstitusi (MK) masih berlangsung. Jika MK memutuskan adanya pemungutan suara ulang (PSU), maka Danny berpotensi memimpin Makassar hingga lebih lama.

“Kalau SK (Surat Keputusan) pengangkatan, masa jabatan saya sampai 2026. Tapi semuanya bergantung pada proses MK dan pelantikan wali kota baru,” ujarnya.

Danny menegaskan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya hasil pilkada kepada pihak berwenang, sekaligus meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Makassar untuk tetap menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Sebelum benar-benar melepas jabatan, Danny akan memimpin Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) pada 2025. Rakorsus ini rutin menjadi agenda penting Pemerintah Kota Makassar dalam membahas strategi dan prioritas program. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Rakorsus berlangsung di Februari.

Dalam refleksi yang digelar akhir tahun ini, Danny terlihat penuh semangat meski masa jabatannya memasuki ujung perjalanan. Ia memastikan bahwa transisi kepemimpinan di Kota Makassar akan berjalan mulus, sembari menatap peluang baru sebagai konsultan pembangunan.

“Kita tidak pernah berhenti berkarya, hanya bentuknya yang berbeda. Makassar adalah inspirasi saya, selalu,” pungkas Danny dengan senyum khasnya.(*)