Buka Bersama & Silaturahmi MR KAHMI UIN Alauddin: "Mendadak Jadi Ajang Pemilihan Formatur"

Buka Bersama & Silaturahmi MR KAHMI UIN Alauddin:

DANAU MAWANG, GOWAMEDIA.COM - Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MR KAHMI) UIN Alauddin Makassar sukses menggelar acara buka bersama (bukber) dan silaturahmi pada Kamis, 13 Maret 2025. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Reso, Tepi Danau Mawang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini dipenuhi nuansa kekeluargaan dan kehangatan.

Awalnya, agenda hanya berfokus pada silaturahmi dan buka puasa bersama. Namun, empat jam sebelum acara dimulai, muncul ide untuk lebih awal menggelar rapat pemilihan ketua formatur MR KAHMI UIN untuk periode selanjutnya. Keputusan ini diambil demi efisiensi waktu dan memanfaatkan momentum kehadiran para alumni.

Pemilihan Ketua Formatur

Dipimpin langsung oleh Ketua MR KAHMI Dr. Arifuddin Siraj dan Sekretaris Dr. Yusuf Tahir, rapat berlangsung dengan penuh kebersamaan. Tidak butuh waktu lama untuk menentukan sosok yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan. Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri pun terpilih sebagai Ketua Formatur.

Proses penentuan anggota formatur yang awalnya hanya tiga nama, berkembang menjadi lima, lalu sembilan, dan akhirnya sebelas. Saat keputusan hendak diketuk, Dr. Harjum datang dengan senyum ramah, yang langsung disambut dengan usulan agar beliau turut dimasukkan dalam jajaran formatur. Maka, palu sidang yang berupa botol minuman kemasan pun "dicabut" kembali untuk menambahkan dua nama lagi.

Komposisi formatur akhirnya ditetapkan dengan 13 nama, yang dianggap sebagai "formatur gemuk dan unik". Dengan ketukan palu kedua, keputusan ini disambut tepuk tangan meriah.

"Inilah komposisi formatur yang gemuk dan unik," kata Arifuddin Siraj sambil tertawa. Setelah tidak ada lagi tambahan nama, maka 13 formatur pun diterima dengan kembali mengetuk palu,  disambut dengan tepuk tangan meriah. Ke-13 formatur tersebut sekaligus sebagai tanda pelaksanaan kegiatan ditanggal 13, begitu kira-kira.

Sebelum waktu berbuka tiba, Dr. Husein Sarujin didaulat memberikan kuliah tujuh menit (kultum). Dengan gaya bicaranya yang khas—kadang menggelegar, kadang mengecil—ia sukses menarik perhatian audiens, bahkan mengundang gelak tawa.

Dalam kultumnya, Dr. Husein mengingatkan pentingnya introspeksi diri di bulan Ramadan serta saling memaafkan. "Kalau ada yang tidak saling bicara, kembalilah ke jalan lurus. Agar kita memperoleh derajat takwa dan semakin dicintai Allah," pesannya.

Tiba-tiba, suaranya meledak, mengejutkan hadirin yang kemudian tertawa. Prof. Supardin pun berkomentar, "Minum dulu, minum dulu," yang semakin menambah keceriaan suasana.

Dr. Husein melanjutkan, "Kebahagiaan itu harus dibagi kepada yang lain. Saya serius ini, saya serius..." yang kembali mengundang tawa. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya pengendalian diri, "Kalau istri buat minuman kurang manis, tidak perlu marah. Kalau ada yang menyakiti kita, cukup senyum saja. Karena Ramadan adalah momentum pengendalian diri dan saling memaafkan."

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus MR KAHMI UIN, tetapi juga dari HMI BADKO Sulselbar, Kohati Sulselbar, HMI Cabang Gowa Raya, serta komisariat se-UIN Alauddin. Semua yang hadir menikmati momen kebersamaan yang erat.

Sebagai tindak lanjut, pelantikan pengurus baru MR KAHMI UIN akan dirangkaikan dengan acara Halal bihalal, yang kepanitiaannya dipimpin oleh Muhammad Arsyam. (*)